Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang juga selaku Ketua Komite BP Tapera optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi melalui FLPP pada tahun 2026 dapat tercapai melalui kerja keras, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, serta komitmen BP Tapera dalam menjalankan amanah pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Menurut Menteri PKP, FLPP bukanlah program baru, namun dalam satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo, capaian penyaluran rumah subsidi terus mengalami peningkatan. Dari realisasi sebanyak 228.000 unit pada tahun 2023 meningkat menjadi 278.000 unit pada tahun 2025, dan hingga pertengahan Juli 2026 telah mencapai lebih dari 102.900 unit.
Bandung – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menghadiri Sosialisasi KUR Perumahan dalam rangka Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Kementerian PKP–BP Tapera–BRI di Bale Rame, Summarecon Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/7). Kegiatan ini bertujuan memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem perumahan melalui sinergi pemerintah, perbankan, dan para pelaku usaha
Bandung – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyaksikan langsung pelaksanaan simulasi Pemilihan Terbuka Toko (PTT) atau Tender Rakyat untuk Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/7/2026). Skema tersebut diterapkan untuk mewujudkan proses pengadaan bahan bangunan yang lebih transparan, efisien, dan berpihak kepada masyarakat penerima bantuan.
Bandung – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan Program BSPS tepat sasaran sekaligus mempercepat pelaksanaan program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam kegiatan tersebut, Menteri PKP didampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir, pengusaha James Riady, jajaran Kementerian PKP, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Bandung.