Jumat, 10 Juli 2026 23 kali
Bagikan:

Minahasa, Sulawesi Utara — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Balai Pelaksana Penyedia Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi I menghadiri rapat koordinasi lintasKementerian/Lembaga (K/L) untuk percepatan pembangunan Program 3 Juta Rumah di Kabupaten Minahasa, Jumat (10/7/2026). Rapat ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pelaksanaan program strategis nasional penyediaan perumahan bagi calon penerima bantuan (CPB).

Rapat dihadiri oleh Bupati Minahasa, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, KepalaDinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Kementerian/Lembaga yang berperan penting dalam mewujudkan program 3 Juta Rumah.

BP3KP Sulawesi I yang diwakilkan oleh Kepala Satker Provinsi Sulawesi Utara, Nuryadin, menjelaskan bahwa program BSPS ini sejalan dengan Asta Cita poin ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah, dengan Kabupaten Minahasa yang masuk dalam deliniasi wilayah pesisir.

Ia memaparkan bahwa Program 3 Juta Rumah merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan: negara melalui APBN, APBD, dan kebijakan pembiayaan; pengembang melalui investasi pembangunan; masyarakat melalui skemaswadaya; serta pengusaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Untuk Kabupaten Minahasa, kuota yang dialokasikan mencapai 1.399 unit rumah. Terdapat pula dua kawasan kumuh yang berpotensi menerima bantuan, yakni Tombariri dan Pineleng.

"Arahannya untuk masing-masing kabupaten/kota dapat kuota minimal 500, dan alhamdulillah Kabupaten Minahasa dapat diatas itu," ujar Nuryadin.

Menanggapi hal itu, Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mendukung pelaksanaan program 3 Juta Rumah. Ia menekankan bahwa penggunaan data tunggal menjadi dasar utama dalam menentukan CPB, sehingga bantuan dapat tepat sasaran.

Robby Dondokambey meminta seluruh camat dan jajarannya untuk mendata Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara akurat dan berkala, serta mengajak para pengembang untuk mengambil bagian melalui investasi yang sehat. Ia menyampaikan optimismenya bahwa Kabupaten Minahasa siap mendukung penuh program strategis nasional ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini berakar di tingkat desa dan kelurahan. Ia menekankan bahwa kerja yang baik dan tepat di tingkat akar rumput akan membuat proses verifikasi ke pusat berjalan cepat dan tepat.

"Bolanya ada di camat, lurah dan hukum tua, jadi mari bekerja pakai hati untuk membantu masyarakat," tegas Vanda.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, pengembang, dan masyarakat dalam mempercepat penyediaan perumahan layak huni bagi warga Kabupaten Minahasa, sekaligus mendukung pencapaian target Program 3 Juta Rumah secara nasional. (LVA)

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey