BP3KP Sumatera II Gelar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Program Rumah Subsidi FLPP
Berita
Medan – BP3KP Sumatera II menyelenggarakan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Program Rumah Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada Kamis, 9 Oktober 2025, bertempat di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur mengenai mekanisme pembiayaan perumahan bersubsidi sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Kegiatan dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Pertanahan, Keterpaduan Pembangunan dan Tata Ruang Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Teddy Paul H. Siagian, S.T., M.T., Kepala BP3KP Sumatera II Ir. Wahyu Adi Satriawan, S.T., M.T., Kepala Subbagian Umum dan Tata Usaha Marlina Irene Hutagalung, S.Sos., M.Ak., Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah I Maressi Arasti Meuna, S.T., M.T., Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah II Yohan Bhuana Iskandar, S.T., Kepala Satuan Kerja Muhammad Ridwan, S.T., M.T., serta seluruh jajaran pegawai BP3KP Sumatera II.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai kebijakan dan mekanisme pelaksanaan Program FLPP sebagai salah satu instrumen pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah bersubsidi. Program tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui skema pembiayaan yang terjangkau.
Sesi sosialisasi menghadirkan Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana BP Tapera, Dr. Heru Pudyo Nugroho, S.E., M.B.A., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan konsepsi operasional penyaluran pembiayaan perumahan melalui skema FLPP, mulai dari mekanisme pelaksanaan hingga pemanfaatan sistem digital yang mendukung proses layanan.
Selain menjelaskan skema pembiayaan, Heru Pudyo Nugroho juga memaparkan integrasi berbagai platform pendukung, yaitu SiKumbang, SiKasep, dan Tapera Mobile. Integrasi sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas layanan, mempercepat proses administrasi, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun para pelaku pembangunan perumahan dalam mengakses informasi dan layanan pembiayaan.
Kegiatan ini juga menghadirkan Angga Budi Kusuma dari Pesona Kahuripan Group serta Muhammad Ridwan dari kalangan pengembang. Keduanya berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan pembangunan rumah subsidi sekaligus menyampaikan pentingnya kolaborasi yang erat antara pemerintah, pengembang, dan sektor perbankan dalam mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Berbagai pengalaman yang disampaikan memberikan gambaran mengenai tantangan dan peluang dalam pelaksanaan program rumah subsidi di lapangan. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas pembangunan, memperluas akses pembiayaan, serta memastikan masyarakat memperoleh hunian yang layak sesuai kebutuhan.
Melalui bimbingan teknis dan sosialisasi ini, BP3KP Sumatera II menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan target Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas Kementerian PKP. Penguatan kapasitas aparatur serta peningkatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat implementasi berbagai program pembiayaan perumahan di wilayah kerja BP3KP Sumatera II.
BP3KP Sumatera II akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, lembaga pembiayaan, pengembang, dan berbagai mitra strategis lainnya dalam mewujudkan penyediaan perumahan yang layak, terjangkau, dan berkualitas. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat memperoleh akses terhadap hunian yang aman dan berkelanjutan.