BP3KP Sumatera II dan Yayasan Buddha Tzu Chi Perkuat Sinergi Renovasi RTLH di Kota Medan
Berita
Medan – Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera II melaksanakan rapat koordinasi bersama Yayasan Buddha Tzu Chi dalam rangka memperkuat sinergi pelaksanaan Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Medan, Rabu (2/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyelaraskan rencana pelaksanaan program sekaligus memperkuat koordinasi antarpihak untuk mendukung percepatan rehabilitasi rumah tidak layak huni secara terarah dan tepat sasaran.
Rapat koordinasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi antara pemerintah dan lembaga mitra dalam mendukung penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat. Melalui sinergi yang baik, setiap tahapan pelaksanaan program diharapkan dapat berjalan secara efektif dengan tetap memperhatikan aspek teknis maupun kebutuhan penerima manfaat.
Dalam pertemuan tersebut, BP3KP Sumatera II dan Yayasan Buddha Tzu Chi membahas berbagai persiapan yang diperlukan sebelum pelaksanaan kegiatan renovasi rumah. Pembahasan difokuskan pada penyelarasan rencana kerja, mekanisme pendampingan teknis, serta langkah-langkah yang akan dilakukan selama proses pelaksanaan program berlangsung.
Pendampingan teknis menjadi salah satu aspek penting yang dibahas dalam rapat koordinasi. Melalui pendampingan tersebut, pelaksanaan renovasi diharapkan dapat mengikuti ketentuan yang berlaku sehingga hasil pembangunan memenuhi standar yang ditetapkan dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat penerima bantuan.
Selain membahas aspek teknis, kedua pihak juga menyusun rencana pelaksanaan survei lapangan sebagai bagian dari proses verifikasi kondisi calon penerima bantuan. Survei dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi fisik rumah sehingga pelaksanaan rehabilitasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi, BP3KP Sumatera II bersama Yayasan Buddha Tzu Chi melaksanakan survei lapangan ke rumah calon penerima bantuan. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi hunian yang akan menjadi sasaran Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Tidak Layak Huni.
Melalui survei tersebut, tim dapat melakukan identifikasi terhadap kondisi bangunan sekaligus menghimpun informasi yang diperlukan sebagai dasar dalam penyusunan rencana rehabilitasi. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan penerima manfaat.
Pelaksanaan survei lapangan mencerminkan pentingnya proses verifikasi sebelum program dijalankan. Dengan melakukan peninjauan secara langsung, setiap keputusan yang diambil dapat didasarkan pada kondisi riil di lapangan sehingga pelaksanaan program menjadi lebih tepat sasaran dan akuntabel.
Kolaborasi antara BP3KP Sumatera II dan Yayasan Buddha Tzu Chi menunjukkan bahwa penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan diharapkan mampu memperluas jangkauan program sekaligus mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di wilayah Sumatera Utara.
Program renovasi RTLH tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak huni. Oleh karena itu, koordinasi yang baik antarinstansi dan mitra pelaksana menjadi faktor penting dalam keberhasilan program.
Melalui rapat koordinasi dan survei lapangan yang telah dilaksanakan, BP3KP Sumatera II berupaya memastikan seluruh tahapan program dapat berjalan secara terencana, mulai dari proses identifikasi calon penerima, pendampingan teknis, hingga pelaksanaan rehabilitasi rumah.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat penanganan rumah tidak layak huni melalui berbagai program kolaboratif. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, pelaksanaan program diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas kawasan permukiman.
BP3KP Sumatera II akan terus mendorong kerja sama dengan berbagai pihak sebagai bagian dari strategi mempercepat renovasi rumah tidak layak huni. Melalui sinergi yang berkelanjutan, diharapkan pelaksanaan Program Bebenah Kampung Renovasi RTLH dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian target Program 3 Juta Rumah sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat.