Senin, 22 Desember 2025 4 kali
Bagikan:

BP3KP Sumatera II Perkuat Koordinasi Penanganan Pascabencana di Sumatera Utara

Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera II mengikuti Kunjungan dan Rapat Koordinasi Penanganan Pascabencana bersama Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Ronny Ariuly Hutahayan. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Bupati Langkat dan Posko Tanggap Darurat Bencana Provinsi Sumatera Utara tersebut bertujuan memperoleh gambaran kondisi lapangan sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana di Provinsi Sumatera Utara.

Rangkaian kegiatan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan proses penanganan pascabencana dilaksanakan secara terencana, terpadu, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Selain melakukan pembahasan koordinatif, kegiatan ini juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi antarinstansi mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam mendukung pemulihan berbagai sektor, khususnya sektor perumahan dan kawasan permukiman.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Fasilitasi Korban dan Pengungsi Kedeputian Kedaruratan BNPB, Ir. Nelwan Harahap, M.Tr.AP., Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H., Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., serta perwakilan dari berbagai perangkat daerah dan instansi terkait. Turut hadir unsur Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), yang memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana.

Pelaksanaan rapat koordinasi di Kantor Bupati Langkat menjadi wadah untuk membahas kondisi penanganan bencana secara menyeluruh. Dalam forum tersebut, berbagai pihak saling berbagi informasi mengenai kebutuhan penanganan di lapangan serta memperkuat koordinasi antarinstansi agar setiap program yang dilaksanakan dapat saling mendukung dan berjalan secara efektif.

Selain rapat koordinasi, kegiatan juga dilanjutkan dengan kunjungan ke Posko Tanggap Darurat Bencana Provinsi Sumatera Utara. Kunjungan ini bertujuan memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi penanganan darurat serta perkembangan situasi di lapangan. Informasi yang diperoleh melalui peninjauan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung penyusunan langkah-langkah penanganan lanjutan yang lebih terarah dan sesuai dengan kondisi aktual.

Bagi BP3KP Sumatera II, keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan perumahan pascabencana. Sebagai unit pelaksana teknis di bidang perumahan dan kawasan permukiman, BP3KP Sumatera II memiliki peran dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait agar proses pemulihan sektor perumahan dapat dilaksanakan secara optimal.

Sinergi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan pascabencana. Proses pemulihan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan hunian, tetapi juga membutuhkan dukungan infrastruktur dasar, layanan kesehatan, transportasi, lingkungan, serta pelayanan publik lainnya. Oleh karena itu, koordinasi yang melibatkan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah menjadi landasan penting dalam mewujudkan penanganan yang menyeluruh dan berkelanjutan.

Melalui forum koordinasi ini, setiap instansi dapat menyelaraskan peran dan tanggung jawab sesuai dengan kewenangannya masing-masing. Pendekatan kolaboratif tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pengambilan keputusan, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta memastikan setiap langkah penanganan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat terdampak.

Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat koordinasi sejak tahap tanggap darurat hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Dengan adanya komunikasi yang intensif antarpemangku kepentingan, berbagai kebutuhan dan tantangan di lapangan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga penanganannya dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

BP3KP Sumatera II berharap hasil kunjungan dan rapat koordinasi ini dapat ditindaklanjuti secara sinergis oleh seluruh pihak yang terlibat. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait, proses pemulihan sektor perumahan dan kawasan permukiman di wilayah terdampak bencana di Provinsi Sumatera Utara diharapkan dapat berjalan secara terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan demi mendukung terwujudnya hunian yang layak serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey