Kamis, 12 Februari 2026 4 kali
Bagikan:

BP3KP Sumatera II Hadiri Kunjungan Spesifik Komisi V DPR RI Bahas Infrastruktur dan Permukiman

Medan – Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera II menghadiri kegiatan Kunjungan Spesifik Komisi V DPR RI yang diwakili oleh Kepala BP3KP Sumatera II, Ir. Wahyu Adi Satriawan, S.T., M.T. Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dan kawasan permukiman, sekaligus memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Kunjungan spesifik ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga legislatif dalam merumuskan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah. Melalui forum tersebut, berbagai isu strategis dibahas secara komprehensif guna menghasilkan arah kebijakan dan langkah tindak lanjut yang terukur.

Dalam kegiatan tersebut, pembahasan difokuskan pada sejumlah persoalan yang memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan. Beberapa isu yang menjadi perhatian meliputi pengendalian banjir, pembebasan lahan, serta penataan jalan dan trotoar. Ketiga aspek tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya kawasan permukiman yang aman, nyaman, tertata, dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Permasalahan banjir menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat serta kondisi kawasan permukiman. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang kuat antara berbagai instansi agar upaya pengendalian banjir dapat direncanakan secara terpadu, mulai dari aspek perencanaan, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga pengelolaan kawasan secara berkelanjutan.

Selain itu, pembahasan mengenai pembebasan lahan juga menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pelaksanaan berbagai program pembangunan. Ketersediaan lahan yang sesuai dengan ketentuan merupakan salah satu faktor yang menentukan kelancaran pembangunan infrastruktur maupun kawasan permukiman. Melalui koordinasi lintas sektor, diharapkan berbagai kendala yang muncul dapat diidentifikasi sejak awal sehingga proses pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

Isu penataan jalan dan trotoar turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. Penataan infrastruktur dasar yang baik diharapkan mampu menciptakan kawasan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mendukung konektivitas serta aksesibilitas pada berbagai kawasan permukiman.

Partisipasi BP3KP Sumatera II dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang terintegrasi. Sebagai unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, BP3KP Sumatera II terus berupaya membangun koordinasi dengan berbagai pihak agar setiap program dapat dilaksanakan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui forum diskusi dan penyampaian aspirasi tersebut, berbagai masukan dari para pemangku kepentingan menjadi bahan penting dalam penyusunan langkah-langkah strategis ke depan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menghasilkan solusi yang komprehensif terhadap berbagai persoalan infrastruktur dan kawasan permukiman, sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih optimal.

BP3KP Sumatera II juga berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat komitmen untuk bekerja sama dalam menyusun peta jalan (roadmap) yang jelas mengenai pembagian peran dan tanggung jawab masing-masing pihak. Penyusunan roadmap tersebut diharapkan menjadi pedoman bersama dalam pelaksanaan program sehingga setiap tahapan dapat dilaksanakan secara terarah, terukur, dan saling mendukung.

Sebagai bagian dari rencana tindak lanjut, target penyelesaian program direncanakan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2028. Pelaksanaannya akan didukung melalui mekanisme evaluasi berkala guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus menjamin transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pelaksanaan program.

Melalui keikutsertaan dalam Kunjungan Spesifik Komisi V DPR RI ini, BP3KP Sumatera II menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang berkualitas melalui penguatan koordinasi, kolaborasi, serta sinergi lintas sektor. Dengan kerja sama yang berkesinambungan, diharapkan berbagai program pembangunan infrastruktur dan kawasan permukiman dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya lingkungan permukiman yang layak, aman, dan berkelanjutan.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey