Rabu, 25 Juni 2025 5 kali
Bagikan:

Kepala BP3KP Sumatera II Hadiri Kuliah Tamu dan Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi di Politeknik Negeri Medan

Berita

Medan – Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera II, Wahyu Adi Satriawan, S.T., menghadiri kegiatan Kuliah Tamu dan Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi SDM Vokasional yang diselenggarakan di Aula Politeknik Negeri Medan pada Selasa (24/6/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor jasa konstruksi melalui penguatan kompetensi dan pemahaman terhadap regulasi serta aspek keselamatan kerja.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh dan diikuti oleh mahasiswa Jurusan Teknik Sipil dan Teknik Mesin Politeknik Negeri Medan. Melalui penyelenggaraan kuliah tamu dan uji sertifikasi kompetensi, para peserta memperoleh pembekalan mengenai dunia jasa konstruksi sekaligus pemahaman terhadap standar kompetensi yang dibutuhkan dalam memasuki dunia kerja.

Kehadiran Kepala BP3KP Sumatera II dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan terhadap berbagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi mahasiswa vokasi yang dipersiapkan menjadi tenaga kerja konstruksi yang kompeten, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur serta perumahan di Indonesia.

Dalam pelaksanaan kuliah tamu, peserta memperoleh materi mengenai peran Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh dalam pembinaan tenaga kerja konstruksi berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Materi tersebut disampaikan oleh Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh, Ir. Indra Suhada, S.T., M.T.

Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai peran pemerintah dalam membina tenaga kerja konstruksi agar memiliki kompetensi sesuai standar yang berlaku. Pembinaan terhadap tenaga kerja konstruksi merupakan salah satu langkah penting dalam mendukung tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas untuk menunjang pembangunan nasional.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang disampaikan oleh Kepala Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan Konstruksi, Afriadi Pohan, S.T., M.T. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan aspek keselamatan dalam setiap tahapan pekerjaan konstruksi.

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi menjadi salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan jasa konstruksi karena bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang aman, meminimalkan risiko kecelakaan kerja, serta memastikan pelaksanaan pekerjaan berlangsung sesuai dengan ketentuan dan standar keselamatan yang berlaku.

Melalui penyampaian materi dari para narasumber, mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai tantangan dan kebutuhan sektor jasa konstruksi saat ini. Tidak hanya memahami aspek teknis pekerjaan, peserta juga diperkenalkan pada pentingnya profesionalisme, kepatuhan terhadap regulasi, serta budaya keselamatan kerja sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan proyek konstruksi.

Pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengukur kemampuan sesuai standar kompetensi tenaga kerja konstruksi. Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan daya saing lulusan pendidikan vokasi sekaligus memberikan pengakuan atas kemampuan yang dimiliki.

Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan vokasi, dan instansi yang membidangi jasa konstruksi diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang konstruksi. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memahami regulasi, etika profesi, dan penerapan keselamatan kerja.

Bagi sektor perumahan dan kawasan permukiman, ketersediaan tenaga kerja konstruksi yang kompeten merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan hunian yang berkualitas. Sumber daya manusia yang profesional akan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembangunan serta keberhasilan pelaksanaan berbagai program pemerintah di bidang perumahan.

Kehadiran BP3KP Sumatera II dalam kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen untuk mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia konstruksi melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Penguatan kompetensi tenaga kerja menjadi salah satu fondasi dalam mendukung pembangunan perumahan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan Kuliah Tamu dan Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi SDM Vokasional ini, diharapkan para mahasiswa memperoleh bekal pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia jasa konstruksi. Dengan demikian, lulusan pendidikan vokasi diharapkan siap berkontribusi dalam pembangunan nasional, termasuk mendukung berbagai program strategis pemerintah di sektor perumahan dan kawasan permukiman.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey