Menteri PKP Sosialisasikan Kredit Program Perumahan di Universitas HKBP Nomensen
Berita
Medan – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, menghadiri Sosialisasi Kredit Program Perumahan bertajuk “Membangun Hunian, Menggerakkan Usaha, dan Memajukan Indonesia” yang diselenggarakan di Kampus Universitas HKBP Nomensen, Medan, pada Jumat, 10 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas pemahaman masyarakat mengenai program pembiayaan perumahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor perumahan.
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Rektor Universitas HKBP Nomensen Richard Napitupulu dan dihadiri oleh Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Dr. Sri Haryati, S.Pi., M.Si., Kepala BP3KP Sumatera II Ir. Wahyu Adi Satriawan, S.T., M.T., serta Kepala Satuan Kerja BP3KP Sumatera II Muhammad Ridwan, S.T., M.T. Kehadiran para pemangku kepentingan dari pemerintah pusat dan unit pelaksana teknis mencerminkan komitmen bersama dalam memperluas akses masyarakat terhadap program pembiayaan perumahan.
Sosialisasi ini mengangkat tema "Membangun Hunian, Menggerakkan Usaha, dan Memajukan Indonesia" yang menegaskan bahwa sektor perumahan memiliki peran strategis, tidak hanya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak, tetapi juga sebagai penggerak aktivitas ekonomi. Melalui penyediaan akses pembiayaan yang lebih luas, pemerintah berupaya menciptakan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan usaha di berbagai sektor.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pihak agar pelaksanaan Kredit Program Perumahan dapat berjalan secara efektif. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan dalam memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan.
Menteri Maruarar berharap kegiatan sosialisasi tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga yang berada dalam ekosistem HKBP. Program pembiayaan perumahan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta para kontraktor yang menjadi bagian dari komunitas tersebut.
Selain memberikan pemahaman mengenai manfaat program, Menteri PKP juga mengajak seluruh peserta untuk turut menyebarluaskan informasi mengenai Kredit Program Perumahan kepada jaringan dan komunitas masing-masing. Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi sehingga semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang disediakan pemerintah.
Penyebarluasan informasi yang lebih luas dinilai penting agar manfaat program dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap berbagai skema pembiayaan yang tersedia, diharapkan semakin banyak keluarga yang memiliki kesempatan untuk memperoleh hunian yang layak sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya.
Di sisi lain, pemerintah juga memandang bahwa sektor perumahan memiliki efek berganda terhadap perekonomian. Melalui program pembiayaan perumahan, tidak hanya kebutuhan masyarakat terhadap tempat tinggal yang dapat dipenuhi, tetapi juga terbuka peluang bagi pelaku UMKM dan pelaku usaha di sektor konstruksi untuk berkembang melalui peningkatan aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan pembangunan perumahan.
Melalui penyelenggaraan sosialisasi ini, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman berharap Kredit Program Perumahan dapat menjadi instrumen yang mendorong peningkatan akses masyarakat terhadap hunian yang layak sekaligus memperkuat perputaran ekonomi rakyat. Program ini juga diharapkan mampu mendukung perkembangan UMKM sehingga memiliki kesempatan untuk tumbuh dan meningkatkan skala usahanya.
BP3KP Sumatera II sebagai unit pelaksana teknis Kementerian PKP terus mendukung pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah di sektor perumahan. Melalui sinergi dengan kementerian, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, BP3KP Sumatera II berkomitmen mendukung perluasan akses masyarakat terhadap program pembiayaan perumahan sebagai bagian dari upaya mewujudkan hunian yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.