Senin, 13 Oktober 2025 5 kali
Bagikan:

Menteri PKP Sosialisasikan Kredit Program Perumahan di Sumatera Utara

Berita

Medan – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menghadiri Sosialisasi Kredit Program Perumahan yang diselenggarakan di Gedung Gubernur Sumatera Utara pada Jumat, 10 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas pemahaman para pemangku kepentingan mengenai pelaksanaan Kredit Program Perumahan (KPP) sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sosialisasi turut dihadiri oleh Kepala BPS Sumatera Utara Asim Sahputra, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Ketua Umum REI Joko Suranto, Ketua HIPMI Sumatera Utara Dian Iskandar Nasution, Kepala BP3KP Sumatera II Ir. Wahyu Adi Satriawan, S.T., M.T., Kepala Subbagian Umum dan Tata Usaha BP3KP Sumatera II Marlina Irene Hutagalung, S.Sos., M.Ak., Kepala Satuan Kerja BP3KP Sumatera II Muhammad Ridwan, S.T., M.T., Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah I Maressi Arasti Meuna, S.T., M.T., Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah II Yohan Bhuana Iskandar, S.T., serta jajaran pegawai BP3KP Sumatera II.

Kehadiran berbagai unsur pemerintah, lembaga pembiayaan, asosiasi pengembang, organisasi pengusaha, dan unit pelaksana teknis menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program pembiayaan perumahan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan sekaligus memperkuat ekosistem pembangunan perumahan di daerah.

Dalam sambutannya, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor perumahan tidak hanya diukur dari jumlah pembiayaan yang disalurkan, tetapi juga dari kemampuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang menjadi pengusaha yang lebih besar. Menurutnya, program pembiayaan pemerintah harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas usaha masyarakat.

Program Kredit Program Perumahan diharapkan menjadi salah satu instrumen yang dapat memperkuat sektor perumahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan semakin luasnya akses terhadap pembiayaan, pelaku UMKM dan masyarakat memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan usaha maupun memenuhi kebutuhan hunian yang layak.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati menjelaskan bahwa pelaksanaan Kredit Program Perumahan akan didukung oleh Sistem Informasi Kredit Perumahan (SIKP) yang dikembangkan oleh Kementerian Keuangan. Sistem tersebut dirancang untuk mendukung proses layanan pembiayaan agar berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

Sri Haryati menyampaikan bahwa SIKP dijadwalkan mulai beroperasi pada hari Senin, dengan target seluruh bank yang terlibat, termasuk Bank Sumut, telah siap sebelum peluncuran nasional yang direncanakan berlangsung pada 15 Oktober bersama Presiden di Surabaya. Kesiapan sistem informasi tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran implementasi program di berbagai daerah.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Maruarar Sirait mengajak Bank Sumut untuk menjadi salah satu pelopor dalam memberikan pelayanan pembiayaan yang cepat, mudah, dan terjangkau bagi pelaku UMKM di Sumatera Utara. Menurutnya, kemudahan akses pembiayaan merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan usaha masyarakat sekaligus memperkuat sektor perumahan.

Menteri PKP juga menyampaikan harapannya agar mulai 15 Oktober para pelaku UMKM di Sumatera Utara dapat memanfaatkan layanan pembiayaan melalui Bank Sumut dengan proses yang mudah, cepat, dan berbiaya terjangkau. Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan alternatif pembiayaan yang lebih baik bagi masyarakat dibandingkan sumber pembiayaan yang tidak resmi.

BP3KP Sumatera II turut mendukung penyelenggaraan kegiatan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam memperluas akses masyarakat terhadap program pembiayaan perumahan. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pembiayaan, asosiasi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, BP3KP Sumatera II berkomitmen mendukung pelaksanaan program perumahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman para pemangku kepentingan terhadap Kredit Program Perumahan semakin meningkat sehingga pelaksanaan program dapat berjalan secara efektif. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pembiayaan, dunia usaha, dan unit pelaksana teknis diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey