Senin, 22 Desember 2025 4 kali
Bagikan:

Pembangunan 200 Hunian Tetap bagi Korban Banjir di Kota Sibolga Resmi Dimulai

Berita

Sibolga – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Ketua DPRD Kota Sibolga Ansar Afandi Paranginangin, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik, serta pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Sugianto Kusuma (Aguan) melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara, pada Minggu, 21 Desember 2025. Kegiatan tersebut menandai dimulainya pembangunan 200 unit hunian tetap sebagai bagian dari percepatan penanganan perumahan pascabencana.

Pembangunan hunian tetap ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir. Penyediaan hunian yang layak menjadi salah satu prioritas dalam proses pemulihan pascabencana agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan nyaman.

Pelaksanaan pembangunan tersebut merupakan hasil sinergi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pemerintah Kota Sibolga, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Kolaborasi lintas pihak ini menjadi bentuk nyata gotong royong dalam mendukung percepatan rehabilitasi sektor perumahan, sehingga proses pemulihan masyarakat dapat berjalan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Prosesi peletakan batu pertama menjadi simbol dimulainya tahapan pembangunan fisik hunian tetap yang akan diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana banjir. Momentum ini mencerminkan komitmen bersama seluruh pihak untuk memastikan program pembangunan dapat segera direalisasikan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.

Dalam kegiatan tersebut, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera II bersama Kementerian PKP turut mendampingi pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari dukungan terhadap program penanganan perumahan pascabencana di wilayah Sumatera Utara. Kehadiran BP3KP Sumatera II merupakan bentuk pelaksanaan tugas dalam mendukung penyelenggaraan program pembangunan perumahan sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra pembangunan.

Pendampingan yang dilakukan BP3KP Sumatera II tidak hanya mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengawalan terhadap pelaksanaan program agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengawalan tersebut diharapkan mampu memastikan setiap tahapan pembangunan dilaksanakan secara terencana, tepat sasaran, dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Pembangunan 200 unit hunian tetap di Kota Sibolga diharapkan mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat terdampak bencana. Selain menyediakan tempat tinggal yang layak, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang lebih aman dan berkelanjutan.

Keberhasilan pembangunan hunian tetap sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak yang terlibat. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pemerintah daerah, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menjadi landasan penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan agar dapat berjalan secara optimal serta memberikan hasil yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui koordinasi yang berkesinambungan, setiap tahapan pembangunan diharapkan dapat terlaksana secara efektif. Pendampingan yang dilakukan oleh BP3KP Sumatera II bersama Kementerian PKP juga menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program tetap mengacu pada ketentuan teknis, sehingga kualitas hunian yang dibangun mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat penerima manfaat.

Penyediaan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat melalui penyediaan lingkungan hunian yang layak sebagai fondasi untuk kembali menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi.

BP3KP Sumatera II menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawal pelaksanaan program pembangunan hunian tetap di Kota Sibolga agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan. Melalui sinergi bersama Kementerian PKP, Pemerintah Kota Sibolga, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, pembangunan 200 unit hunian tetap ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana sekaligus mewujudkan hunian yang layak, aman, dan berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey