Penandatanganan Perjanjian Pembangunan 118 Hunian Tetap Dukung Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
Tapanuli Tengah – Penandatanganan Surat Perjanjian (SPJ) antara Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan penyedia jasa konstruksi untuk pembangunan 118 unit Hunian Tetap (Huntap) pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah dilaksanakan pada 5 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang dilakukan melalui sinergi berbagai pihak.
Penandatanganan SPJ dilakukan oleh Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatera Utara, Mujianto, bersama penyedia jasa konstruksi yang diwakili oleh Ir. Abulim. Kegiatan tersebut disaksikan oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, serta Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera II Ir. Wahyu Adi Satriawan, S.T., M.T.
Pelaksanaan penandatanganan perjanjian menjadi wujud komitmen bersama dalam memulai pembangunan hunian tetap bagi masyarakat yang terdampak bencana. Melalui kerja sama tersebut, seluruh pihak berupaya memastikan proses pembangunan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan sehingga masyarakat segera memperoleh tempat tinggal yang aman, layak, dan nyaman.
Penyediaan hunian tetap merupakan salah satu tahapan penting dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Selain memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan tempat tinggal, pembangunan hunian juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemulihan kehidupan masyarakat agar dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih baik setelah terdampak bencana.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatera Utara menyampaikan bahwa pembangunan hunian tetap merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana. Ia juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah agar seluruh proses pembangunan dapat berlangsung dengan lancar sesuai rencana.
Kolaborasi antara Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, pemerintah daerah, penyedia jasa konstruksi, dan BP3KP Sumatera II menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan pembangunan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat koordinasi di setiap tahapan pekerjaan sehingga target pembangunan dapat dicapai secara efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebagai unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, BP3KP Sumatera II terus mendukung berbagai upaya penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana melalui koordinasi, pendampingan, dan penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan. Pendekatan kolaboratif tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
BP3KP Sumatera II berharap pembangunan 118 unit Hunian Tetap di Kabupaten Tapanuli Tengah dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana teknis, berjalan tepat waktu, dan segera diserahterimakan kepada masyarakat penerima manfaat. Dengan tersedianya hunian yang layak, proses pemulihan pascabencana diharapkan dapat berlangsung lebih cepat sehingga masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman, nyaman, dan lebih baik.