Kamis, 02 April 2026 5 kali
Bagikan:

Menteri PKP dan Menteri Dalam Negeri Tinjau Pembangunan Huntap di Tapanuli Tengah

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Asrama Haji Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada 27 Maret 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung progres pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak longsor sekaligus memastikan percepatan penyelesaian pembangunan agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan nyaman. Peninjauan lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan serta memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP didampingi oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, S.T., M.Si., M.Eng., Ph.D., Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, S.H., M.H., perwakilan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dandim 0211 TT, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tapanuli Tengah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tapanuli Tengah, serta para camat.

Kehadiran berbagai unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung percepatan penyelesaian pembangunan hunian tetap. Kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan secara efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kerja sama yang baik diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga hunian tetap dapat segera diserahkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Penguatan koordinasi antarpemangku kepentingan juga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program. Melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan, berbagai kendala yang muncul selama proses pembangunan diharapkan dapat diselesaikan secara cepat sehingga target penyelesaian pembangunan tetap dapat tercapai.

Berdasarkan perkembangan pelaksanaan program, secara keseluruhan terdapat 118 unit hunian tetap yang masih berada dalam proses pembangunan. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal yang lebih aman bagi masyarakat terdampak longsor sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.

Penyediaan hunian tetap memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat setelah terdampak bencana. Selain memberikan tempat tinggal yang lebih aman dan layak, pembangunan hunian juga diharapkan mampu mendukung masyarakat untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik dalam lingkungan yang mendukung.

Peninjauan langsung ke lokasi pembangunan menjadi salah satu bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program agar setiap tahapan pembangunan dapat berlangsung sesuai dengan rencana. Evaluasi di lapangan diharapkan mampu memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga sehingga hunian yang dihasilkan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Melalui sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, pembangunan 118 unit hunian tetap di Asrama Haji Pinangsori diharapkan dapat segera diselesaikan sesuai target. Dengan demikian, masyarakat terdampak longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah dapat segera menempati hunian yang lebih aman, layak, dan nyaman sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang berkelanjutan.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey