Selasa, 10 Maret 2026 2 kali
Bagikan:

BP3KP Sumatera II Ikuti Desk Pembahasan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Utara

BP3KP Sumatera II menghadiri kegiatan Desk Pembahasan Usulan Kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Provinsi Sumatera Utara yang diselenggarakan di Ruang Rapat Badan Penghubung Provinsi Sumatera Utara, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan usulan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana agar pelaksanaannya dapat berjalan secara terarah, efektif, dan tepat sasaran.

Desk pembahasan tersebut bertujuan melakukan sinkronisasi serta klarifikasi terhadap berbagai usulan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang diajukan pemerintah daerah. Proses ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap usulan didukung oleh data yang akurat serta selaras dengan dokumen perencanaan dan kebijakan pemerintah dalam penanganan pascabencana.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala BP3KP Sumatera II Ir. Wahyu Adi Satriawan, S.T., M.T., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Utara Dr. Dikky Anugerah Panjaitan, S.Sos., MSP., Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Utara Rahmat Hidayat Siregar, Kepala Bagian Kerja Sama Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Berghans Saoloan Sahala, Perencana Ahli Madya Koordinator Bidang Perumahan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Ira, serta Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Utara Saifan.

Melalui forum ini, para peserta membahas penyesuaian data Kajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) dan rencana aksi yang telah disusun oleh pemerintah daerah. Penyelarasan data menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa setiap usulan kegiatan memiliki dasar perencanaan yang kuat dan dapat diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Selain pembahasan mengenai data, forum ini juga membahas berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan penyediaan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. Dukungan terhadap pembangunan prasarana serta kesiapan aspek teknis dan penganggaran turut menjadi perhatian agar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dilakukan secara menyeluruh.

Koordinasi lintas sektor dalam desk pembahasan ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi antarinstansi mengenai prioritas program yang akan dilaksanakan. Dengan adanya proses klarifikasi dan sinkronisasi, diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap kebutuhan, tahapan pelaksanaan, serta dukungan yang diperlukan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Bagi BP3KP Sumatera II, keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung penyelenggaraan program perumahan dan kawasan permukiman, khususnya dalam penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat terdampak bencana. Penguatan koordinasi dan pemanfaatan data teknis menjadi faktor penting untuk memastikan program dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran.

Forum desk pembahasan juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam proses perencanaan serta penganggaran kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung percepatan pelaksanaan program sekaligus meningkatkan kualitas koordinasi antarinstansi yang terlibat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan proses perencanaan dan penganggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Sumatera Utara dapat berjalan lebih optimal. BP3KP Sumatera II akan terus mendukung percepatan penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat terdampak bencana melalui penguatan koordinasi, sinergi antarpemangku kepentingan, serta penyediaan data teknis yang akurat sebagai dasar penyusunan program pembangunan.

Bantu kami meningkatkan layanan dengan mengisi survey singkat ini!

Isi Survey
Isi Survey survey