Batang - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah meresmikan akad massal 62.710 unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan yang diikuti oleh 7.100 debitur dengan nilai sebesar Rp880 miliar di 36 provinsi, dengan acara utama dipusatkan di Perumahan Puri Delta City Side pada Kamis, (30/7/2026). "Bismillahirrahmanirrahim. Pada siang hari ini, Kamis 30 Juli 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, secara resmi menyatakan akad massal 62.000 unit KPR dimulai,” kata Presiden Prabowo.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait didampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar dan Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Pembangunan Perkotaan-Pedesaan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Ni Hong beserta jajaran dan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong di Wisma Mandiri 2, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang penguatan kerja sama di sektor perumahan, khususnya dalam penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan masyarakat berpenghasilan menengah melalui pertukaran pengalaman, pemanfaatan teknologi konstruksi, dukungan pembiayaan, serta pengembangan investasi yang saling menguntungkan.
Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Hery Gunardi beserta jajaran, serta para pemangku kepentingan sektor perumahan menggelar rapat persiapan pelaksanaan Akad Massal Rumah Subsidi yang akan diselenggarakan pada 30 Juli 2026 di Perumahan Puri Delta City Side Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Rapat tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan akad massal berjalan dengan baik. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah, BP Tapera, perbankan, pengembang, dan seluruh ekosistem perumahan dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Kabupaten Bandung – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus memastikan Program 3 Juta Rumah berjalan tepat sasaran, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Menteri PKP Maruarar Sirait saat mengunjungi lokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/07/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP meninjau langsung rumah calon penerima bantuan (CPB) BSPS milik Tardi, seorang pemulung yang rumahnya berada dalam kondisi rusak berat. Berdasarkan hasil survei dan verifikasi lapangan, rumah tersebut dinilai memenuhi seluruh persyaratan sebagai penerima bantuan BSPS, sehingga menunjukkan bahwa proses pendataan dan verifikasi telah berjalan secara tepat sasaran.