Lombok Barat, — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan kunjungan kerja ke Rumah Susun ASN Nusa Tenggara Barat yang berlokasi di Jl. TGH. Faesal No.555, Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/05/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas hunian vertikal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus meninjau pelayanan publik di lingkungan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Nusa Tenggara 1. Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP didampingi jajaran kantor pusat Kementerian PKP serta Kepala BP3KP Nusa Tenggara 1 beserta jajaran.
Jakarta - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI melakukan sinergi program bersama Kementerian Kebudayaan dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi pekerja seni serta revitalisasi rumah adat sebagai bagian dari pelestarian budaya nasional. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengintegrasikan pembangunan perumahan dengan pelestarian budaya dan penguatan ekosistem seni di Indonesia, Senin (18/5/2026). Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan bahwa program perumahan tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga harus mampu menjaga identitas budaya bangsa. “Kita ingin pembangunan perumahan tetap memperhatikan nilai budaya dan kearifan lokal. Rumah adat dan para pekerja seni juga harus mendapatkan perhatian negara,” ujar Menteri Ara.
Jakarta - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan pertemuan bersama para ketua umum asosiasi pengembang perumahan untuk membahas sejumlah kebijakan strategis sektor perumahan, termasuk rencana penerapan program penanaman satu pohon untuk satu rumah subsidi serta tindak lanjut arahan Presiden terkait tenor cicilan rumah subsidi hingga 40 tahun. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kolaborasi dengan para pengembang dalam menghadirkan perumahan yang terjangkau, berkualitas, dan ramah lingkungan bagi masyarakat, Senin (18/5/2026). Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan bahwa pembangunan perumahan ke depan harus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. “Kami ingin pembangunan perumahan tidak hanya fokus pada jumlah rumah, tetapi juga memperhatikan kualitas lingkungan. Karena itu kami sedang membahas aturan penanaman satu pohon untuk satu rumah, baik rumah subsidi maupun rumah komersial,” ujar Menteri
Bandung — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bertemu dengan Kepala Balai Jawa II beserta jajaran di Bandung, Minggu (17/5/2026), guna membahas progres pelaksanaan berbagai program perumahan di Provinsi Jawa Barat. Pertemuan tersebut membahas progres sejumlah program strategis Kementerian PKP di Jawa Barat, mulai dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), hingga Kredit Program Perumahan (KPP).