Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menegaskan pentingnya peran Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai fondasi dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan perumahan nasional, khususnya terkait program rumah subsidi. Hal tersebut disampaikan Menteri Ara saat menghadiri acara Anugerah Hari Statistik Nasional, Jumat (26/9/2025). Menurut Menteri Ara, Kementerian PKP merupakan salah satu pengguna terbesar data BPS. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh kementerian dan lembaga hanya menggunakan data resmi BPS sebagai satu-satunya rujukan. “Mungkin kementerian yang paling banyak menggunakan data BPS adalah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Karena sesuai arahan Presiden, kita wajib menggunakan sumber satu-satunya data dari BPS,” ujarnya.
Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan, dalam pertemuannya dengan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rionald Silaban pada Rabu (24/9/2025) juga mendiskusikan terobosan-terobosan termasuk dengan pemerintahan di daerah dan kota. "Bagaimana ada rumah subsidi di kota. Saya akan bertemu Pak Gubernur Jakarta untuk membahas rencana program rumah subsidi dalam bentuk Rusun," ungkap Menteri Ara.
Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan bahwa ekosistem perumahan hanya bisa tumbuh kuat melalui kolaborasi. Menurutnya, keterlibatan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengembang, perbankan, akademisi, swasta, hingga lembaga penegak hukum adalah kunci agar sektor perumahan melahirkan terobosan kreatif yang tidak hanya menyediakan rumah layak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Perumahan ini lintas sektor. Ada aspek pembiayaan, pembangunan, perizinan, bahkan hukum. Semua pihak harus duduk bersama. Kalau ekosistemnya solid, maka terobosan kreatif bisa kita hadirkan,” ujar Menteri Maruarar dalam Indonesia Property Forum di Metro TV Kamis (25/9/2025).
Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus memperluas strategi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Kredit Program Perumahan (KPP) dengan menggandeng perguruan tinggi. Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati mengatakan, bahwa kalangan akademisi memiliki peran penting dalam mendukung ekosistem perumahan nasional, baik sebagai penerima manfaat maupun mitra strategis dalam riset dan pengembangan kebijakan.