Jakarta - Program perumahan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menunjukkan capaian yang menggembirakan hingga akhir September 2025. Berdasarkan data per 26 September 2025, penyaluran rumah subsidi terus berjalan masif di berbagai provinsi, kabupaten/kota, bank penyalur, hingga asosiasi pengembang, yang membuktikan kolaborasi seluruh ekosistem perumahan berjalan efektif. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata hadirnya negara di tengah rakyat. “Rumah subsidi adalah karpet merah untuk rakyat. Program ini bukan hanya memberi rumah, tapi juga menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di daerah,” uja Menteri Ara.
Jakarta – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP), Fahri Hamzah menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang mengusung tema “Semakin Melayani”, di Jakarta, Senin (29/9). Kehadiran Wamen Fahri menjadi wujud dukungan Kementerian PKP terhadap peran strategis KAI sebagai penyedia transportasi publik nasional yang telah hadir selama delapan dekade.
Bogor – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan sektor perumahan memiliki peran strategis sebagai motor pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri penyerahan 26.000 unit rumah subsidi FLPP di Bogor, Senin (29/9). “Perumahan itu bisa dan selalu menjadi motor dari pertumbuhan ekonomi, motor dari pembangunan ekonomi. Karena itu, kita kasih target yang sangat tinggi, 3 juta rumah,” ujar Presiden Prabowo.
Kabupaten Tangerang, Banten-Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meminta perbankan selain melaksanakan kegiatan sosialisasi, juga perlu segera membangun konter khusus untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Hal itu diperlukan agar developer, kontraktor, pemilik toko bangunan dan masyarakat yang termasuk UMKM bisa langsung melaksanakan konsultasi dengan pegawai perbankan serta transaksi KUR Perumahan dengan syarat yang mudah.
Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menegaskan pentingnya peran Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai fondasi dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan perumahan nasional, khususnya terkait program rumah subsidi. Hal tersebut disampaikan Menteri Ara saat menghadiri acara Anugerah Hari Statistik Nasional, Jumat (26/9/2025). Menurut Menteri Ara, Kementerian PKP merupakan salah satu pengguna terbesar data BPS. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh kementerian dan lembaga hanya menggunakan data resmi BPS sebagai satu-satunya rujukan. “Mungkin kementerian yang paling banyak menggunakan data BPS adalah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Karena sesuai arahan Presiden, kita wajib menggunakan sumber satu-satunya data dari BPS,” ujarnya.
Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan, dalam pertemuannya dengan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rionald Silaban pada Rabu (24/9/2025) juga mendiskusikan terobosan-terobosan termasuk dengan pemerintahan di daerah dan kota. "Bagaimana ada rumah subsidi di kota. Saya akan bertemu Pak Gubernur Jakarta untuk membahas rencana program rumah subsidi dalam bentuk Rusun," ungkap Menteri Ara.